Senin, 20 Februari 2012

Jenis Pintu dan Jendela ( RUMAH ).

Bagian rumah yang memberikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami adalah pintu dan jendela. Kedua bagian ini sangat penting, baik dalam hal, bentuk, posisi, jenis, dan bahannya. Suatu pintu dan jendela terdiri dari bagian kusen atau gawang dan daun nya. Pemasangan kusen bersifat tetap atau permanen didalam tembok, sedangkan daun pintu dan jendela digantungkan pada kusen dengan menggunakan engsel. Namun pada penerapannya ada jenis pintu atau jendela mati, dimana daun pintu dipasang tetap pada kusen dengan tujuan sebagai pencahayaan saja.

P I N T U.

Pintu pada RUMAH biasanya menggunakan standar 0,8 – 0,9 m dengan satu daun pintu, sedangkan untuk pintu lebar dengan dua daun biasanya memiliki lebar 1,3 – 1,4 m. Untuk Kamar mandi dipakai pintu dengan lebar 0,7 m.
Tinggi pintu standar untuk rumah antara 2,1 – 2,2 m dan untuk garasi 2,3. Tinggi pintu dapat dikolaborasi tergantung keinginan pemilik.
Ada beberapa jenis pintu antara lain:

1. Pintu Ayun

- Pintu Solid Panel




- Pintu PVC Kamar Mandi




2. Pintu Geser (Sliding Door)


 


3. Pintu Lipat


 Efisiensi sangat tinggi tapi rentan masalah pada lipatannya.


4. Pintu Lipat Geser (Folding Sliding Door)


 J E N D E L A.


Lebar Jendela biasanya antara 0,65 – 0,8 m untuk daun satu dan 1,3 – 1,4 m untuk daun dua. Tinggi jendela dibuat sama tinggi dengan sisi tepi atas pintu untuk visual yang baik. Sedangkan sisi bawahnya bisa dibuat sesuai keinginan pemilik.

MUTU KAMI UTAMAKAN DAN JANGAN KETINGGALAN INFO TERBARU KAMI...
WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur" Klik
 http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/







Sabtu, 18 Februari 2012

PERBEDAAN DINDING BATA MERAH DAN BATA RINGAN.

Dinding merupakan elemen non struktur yang terdapat pada bangunan gedung maupun rumah yang berfungsi sebagai penyetabil pengikat balok dan kolom.

Manfaat dinding sebagai penyekat ruangan dan pelindung dari iklim dan cuaca.
Material penyekat dinding : bata merah;bataco;beton;gypsum bambu dll.



Bata merah sebagai bata konvensional dengan bahan dasar tanah liat ( lempung ).Proses pembuatan dilakukan secara manual ( tradisional ) atau mekanis ( pabrik ) karena itu ukuran maupun tekstur beraneka ragam dan dibakar sehingga kuat dan tidak mudah hancur bila direndam air ( NI-10 ).
  • Panjang = 17 - 23 cm.
  • Lebar = 7 - 11 cm.
  • Tebal = 3 - 5 cm.
  • Kuat tekan = 2,5 - 25 N/mm2 ( SII-0021,1978 ).
  • Tebal spesi = 2 - 3 cm.
  • Ketahanan terhadap api = 2 jam.
  • Jumlah per luasan ( 1 m2 ) = 70 - 72 buah dengan contruction waste.
KELEBIHAN :
Bahan tahan panas dan tahan api/kebakaran dan tidak memerlukan keahlian khusus dalam pemasangan.
Ukuran kecil memudahkan pengangkutan dan pembentukan.
Murah.

KEKURANGAN :
Dapat menyerap panas musim panas dan dingin pada musim dingin sehingga tidak stabil pada suhu ruangan.
Waktu pemasangan lebih lama dibanding bahan lain.
Tidak tahan pada suhu yang terlalu panas sehingga timbul retak pada plesteran.
Menimbulkan beban yang berat pada struktur bangunan.
Pemasangan sulit harus tegak dan lurus supaya plesteran tidak tebal.
Kualitas beragam sehingga banyak menimbulkan sisa dalam pemasangan.

Tekonologi terus dikembangkan untuk mencapai kebutuhan masyarakat akan kenyamanan.
Begitu pula dengan bahan yang dipergunakan untuk pekerjaan dinding,efektifitas dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan mencapai kenyamanan.
Kenyamanan sebagai tujuan akhir berbanding lurus dengan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan.



Bata ringan adalah material yang menyerupai beton dan memiliki sifat kuat,tahan api,awet yang dibikin dipabrik menggunakan mesin.
Beton ringan yang terbuat dari semen, pasir silika dan kapur.
Memiliki tingkat kerataan yang baik;ringan;halus dan diciptakan untuk memperingan beban struktur dari sebuah bangunan;mempercepat pelaksanaan;serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada proses pemasangan.
  • Panjang = 60 cm.
  • Tinggi = 20 cm - 40 cm.
  • Tebal = 75 - 100 - 125 - 150 - 175 - 200 mm.
  • Kuat tekan = > 4,0 N/mm2.
  • Tebal spesi = 3 mm - 1 cm.
  • Ketahanan terhadap api = 4 jam.
  • Jumlah per luasan ( 1 m2 ) = 22 - 26 buah tanpa contruction waste.
KELEBIHAN :
Kedap air tidak ada rembesan.
Pemasangan lebih cepat dan rapi.
Ringan;tahan api dan mempunyai kedap suara yang baik.
Kuat tekan yang tinggi.
Tahan gempa bumi.
Tidak diperlukan spesi yang tebal.

KEKURANGAN :
Harga lebih mahal dari bata merah.
Diperlukan tukang yang lebih handal dalam pemasangan.
Hanya terdapat di toko material yang besar dan pembelian dalam volume besar kubik ( m3 ).

MUTU KAMI UTAMAKAN DAN JANGAN KETINGGALAN INFO TERBARU KAMI
PERCAYAKAN DESIGN DAN PEMBANGUNAN PADA KAMI
WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur" Klik  
http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

Rabu, 15 Februari 2012

PENGGANTI COR BETON LANTAI KONVENSIONAL.



Kekuatannya sama dengan cor beton biasa. Pengerjaan lebih cepat dan lebih murah.

Makin mahalnya biaya pembangunan rumah membuat setiap penemuan teknologi yang memungkinkan penghematan selalu menarik.
Bukan hanya bagi yang sedang membangun rumah, tapi juga bagi yang ingin meningkatkan kapasitas rumahnya.
Pembuatan dak (lantai atas) pada rumah dua lantai atau lebih misalnya, selama ini lazimnya memakai cor beton.
Cara itu bukan hanya lambat tapi juga butuh biaya besar.
Perlu waktu setidaknya tiga minggu hingga hasil coran mengering.
Pembuatan beton coran pun ribet.
Butuh molen untuk membuat adukan cor, dan kayu perancah untuk menopang penampang cetakan beton, selain tenaga kerja yang banyak. Sebelum hasil cor mengering, ubin di lantai bawah otomatis belum bisa dipasang.
Karena itu sebagai solusi terhadap persoalan itu, muncul penemuan dak instan yang tinggal pasang yang membuat pembangunan lantai atas bisa lebih cepat dan efisien. Kekuatannya diklaim sama dengan dak dari cor beton.

KUAT DAN RINGAN

Di luar negeri teknologi plat lantai instan itu sudah lama berkembang. Di Indonesia tipe-tipe konstruksi plat lantai atas alternatif seperti keraton dan blockvloer itu muncul lebih telat.
Beberapa merek yang beredar adalah Wina ceiling brick dan Dwidjo blockvloer.
Wina ceiling brick merupakan satuan blok keramik yang dibuat melalui proses pembakaran tanah liat di atas suhu 1.050 derajat celcius.
Sedangkan Dwidjo blockvloer atau disebut juga baliton (balok lantai beton) memakai semen, pasir, batu sebagai pengisinya. Panjang per satuan 25 x 20 cm dengan lebar 10 dan 12 cm dan berat 4 - 5 kg.
Berbeda dengan cor beton biasa, blok-blok ini memiliki rongga di dalamnya yang berfungsi sebagai isolator panas dan dingin. "Rongga itu memungkinkan ruang di bawah tidak panas," ujar Dwi Pudjo W, pematen Dwidjo blockvloer.
Walau berupa satuan, kekuatan plat lantai alternatif ini sama dengan cor beton konvensional, mampu menahan beban sekitar 350 kg/m2. Sementara beratnya lebih ringan sekitar 40 persen atau 180 kg/m2, dibanding dengan cor beton biasa.

TANPA PERANCAH

Pemasangan sangat hemat waktu dan biaya, karena tidak memerlukan perancah (bekisting) untuk menopang cetakan seperti pada pembuatan dak konvensional.
Jadi, pemakaian kayu perancah, juga triplek untuk alas cetakan, dan besi beton bisa diminimalisir. Pembuatan dak tidak mengganggu aktivitas di lantai bawah seperti pemasangan ubin atau keramik.
Sebelum dipasang, satuan blok dirakit memanjang sesuai ukuran yang dibutuhkan, maksimal 4 meter.
Khusus untuk keraton dianjurkan direndam dulu sekitar 15 menit hingga keramik benar-benar jenuh air. Masukkan besi tulangan di antara bentangan blok baru tutup rapat dengan adukan semen dan pasir. Diamkan sekitar 3 - 7 hari hingga bentangan blok mengeras.

PERCAYAKAN DESIGN DAN PEMBANGUNAN ANDA PADA KAMI
TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI
MUTU KAMI UTAMAKAN DAN JANGAN KETINGGALAN INFO TERBARU KAMI...
WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur"
http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/


Kamis, 09 Februari 2012

BEKISTING ( ARTI DAN URAIAN ).


Kayu adalah material yang telah lama digunakan sebagai bahan bekisting untuk pekerjaan struktur beton bertulang. Sebagian besar kayu yang digunakan selama ini telah berperan merusak hutan. Hutan semakin lama semakin berkurang dengan cepat. Kayu pun semakin langka. Mari berhemat kayu…

Untuk mendapatkan beton dengan ukuran tertentu, adonan ini dituangkan ke dalam cetakan. Cetakan beton inilah yang disebut bekisting (berasal dari bahasa Belanda).

Kayu Untuk Bekisting

Pada pekerjaan proyek konstruksi terutama pekerjaan struktur beton bertulang, kayu diperlukan sebagai bahan utama pembuatan bekisting untuk membentuk dimensi beton. Bekisting ini akan membentuk dimensi elemen struktur kolom, balok, plat, dinding, listplank, dan lain-lain sesuai dengan dimensi rencana. Sejauh ini  di Indonesia, material yang digunakan sebagai bekisting terutama adalah kayu. Kayu pada bekisting  digunakan sebagai konstruksi penahan beban sementara dan sebagai pembentuk dimensi atau permukaan elemen struktur beton bertulang.
Kayu bekisting semakin lama semakin sulit untuk didapat. Penyebab utamanya adalah bahwa sumber bahan baku kayu bekisting yakni hutan semakin terbatas dan berkurang disamping kebutuhan akan kayu itu sendiri semakin hari semakin meningkat. Maraknya penebangan liar dan perubahan fungsi lahan menyebabkan luas hutan berkurang dengan cepat. Dampak lebih serius akibat berkurang dengan cepatnya hutan adalah pada pemanasan global (Global Warming).
Isu pemanasan global telah menjadi isu utama yang menyebabkan penggunaan sumber daya hutan untuk industri semakin tertekan. Akibatnya penggunaan kayu hasil hutan menjadi sangat dibatasi. Isu ini semakin lama akan semakin luas yang berarti pula pemanfaatan hasil hutan termasuk kayu untuk bekisting akan semakin sulit.

Menghemat Kayu

Sebagai salah satu langkah untuk mengurangi penggunaan kayu adalah dengan menghemat kayu itu sendiri. Berdasarkan pengalaman, langkah penghematan dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:

A.   Perencanaan Bekisting

Untuk membuat bekisting harusnya dibuat suatu perencanaan yang baik. Perencanaan yang baik ini akan menghasilkan suatu kebutuhan akan kayu yang paling efisien. Pada bagian kayu yang menopang beban yang tidak besar, dapat digunakan jenis kayu yang sesuai.  Kayu juga jangan sampai  memikul beban melebihi kapasitasnya karena akan membuat kayu lebih cepat rusak. Kayu sebagai penopang beban akan direncanakan cukup memadai . Potongan-potongan kayu atau panel kayu akan direncanakan seseragam mungkin agar mengurangi pemotongan yang tidak efisien.

B.   Metode Bekisting

Termasuk dalam metode bekisting ini adalah teknik untuk fabrikasi, memasang, membongkar, dan memasang kembali. Fabrikasi harusnya juga direncanakan dengan baik. Potongan kayu atau panel kayu harus dipotong sedemikian sisa material yang tidak terpakai atau waste sesedikit mungkin. Pemasangan kayu juga harus direncanakan gampang dibongkar agar kayu tidak cepat rusak. Pembongkaran bekisting harus dilakukan hati-hati agar kayu tidak cepat rusak sehingga umur pemakaian kayu dapat lebih panjang.

C.   Reuse

Maksudnya adalah potongan kayu harus semaksimal mungkin dapat digunakan kembali. Potongan kayu yang rusak harus dicek apakah dapat dipergunakan kembali untuk ukuran yang lebih kecil dengan memotong bagian kecil dari potongan kayu tersebut. Begitu juga dengan panel kayu plywood.

D.   Menggunakan Kayu Mutu Tinggi

Saat ini banyak tersedia kayu dengan mutu lebih tinggi dan lebih tahan lama. Kayu tersebut tentu tidak gampang rusak. Sehingga dapat digunakan berulang kali dengan umur pemakaian yang lebih lama. Hampir semua produsen sistem bekisting seperti PCH, PERI, MESA, Ulma, dll memproduksi kayu ini. Walaupun biaya lebih mahal, namun dengan efisiensi pemakaian yang tinggi, tentu berpeluang untuk menjadi lebih murah secara keseluruhan.

E.   Menggunakan Sistem Precast

Sistem precast adalah sistem pengecoran beton yang dilakukan di tempat yang lain, dimana beton tersebut kemudian baru dipasang ke lokasi struktur yang direncanakan. Sistem precast akan membuat penggunaan bekisting sangat irit. Hal ini disebabkan karena tidak dilakukan pembongkaran bekisting atau sedikit sekali dilakukan pembongkaran bekisting. Akibatnya bekisting menjadi sangat awet terlebih dengan perawatan yang memadai.

F.   Menggunakan Plywood yang Dilapisi Polyfilm

Berdasarkan ada tidaknya lapisan pelindung permukaan, plywood dibagi atas dua jenis yaitu yang dilapisi oleh polyfilm dan yang tidak dilapisi polyfilm. Plywood yang dilapisi polyfilm memiliki keawetan yang lebih tinggi sehingga dapat digunakan berulang kali dan lebih lama dibandingkan yang tidak dilapisi polyfilm.

G.   Perawatan Material Kayu

Kayu yang ada baik dalam bentuk stok maupun yang telah terpakai akan memiliki umur yang lebih panjang apabila dirawat dengan baik. Kayu sebaiknya dilindungi dari cuaca karena perubahan cuaca akan membuat kayu cepat lapuk.Perlindungan kayu terhadap cuaca dapat dilakukan dengan menempatkan kayu pada daerah terlindung dari panas matahari dan hujan misalnya dalam gudang atau melindungi tumpukan kayu dengan menggunakan terpal.

H.   Pengawetan Material Kayu

Pada bagian tertentu kayu bekisting seperti balok pikul, pada dasarnya menjadi bagian yang paling sering digunakan dan tidak mengalami kerusakan akibat proses bongkar pasang bekisting (mekanis). Balok pikul mungkin menjadi rusak hanya karena faktor cuaca ataupun faktor non-mekanis. Untuk itu dapat dilakukan pengawetan kayu bagian tertentu dari bekisting agar kayu lebih tahan lama. Pengawetan dapat dilakukan dengan merendam kayu ke dalam cairan khusus.

I.   Melakukan Redesign

Salah satu redesign yang menghasilkan penghematan kayu yang cukup besar adalah dengan melakukan redesign terhadap sistem pelat lantai. Secara konvensional, sistem pelat lantai dan bekistingnya akan terdiri dari bekisting pelat dan tulangan bawah lantai. Sistem tersebut dapat diredesign dengan menggunakan material pengganti spandeck, smartdeck, bondeck, dan sejenisnya. Material tersebut telah secara cerdas mengganti kebutuhan bekisting pelat dan tulangan beton pelat lantai sekaligus. Redesign lain yang berpotensi sering dapat dilakukan adalah dengan mengganti elemen  struktural listplank yang kemudian akan berfungsi sebagai penutup plafon, dengan sistem plafond. Hal ini berarti tidak diperlukan lagi listplank sebagai struktur. Sistem struktur listplank akan diredesign menjadi elemen non-struktural.

J.   Menggunakan Material Lain

Saat ini sudah mulai banyak dijumpai sistem bekisting tertentu yang sudah tidak menggunakan material kayu. Di Indonesia umumnya digunakan baja dalam bentuk pelat atau bentuk lain. Sistem bekisting kolom MESA atau disebut Adjustable steel faced column form merupakan bekisting yang menggunakan material baja. Sama sekali tidak menggunakan kayu dan sangat tahan lama hingga 400 kali pakai. Dengan jumlah kali pakai sangat sangat tinggi, tentu secara ekonomis akan lebih hemat.

Untuk mencetak beton struktur rumah, umumnya digunakan bekisting dari kayu. Sedangkan untuk mencetak beton struktur gedung-gedung tinggi, digunakan bekisting dari plat baja.

Sedangkan pencetakan beton untuk kolom yang lebih besar dan ingin diekspos biasa digunakan multipleks 9 mm. Penggunaan multipleks (yang diberi oli) akan menghasilkan beton dengan permukaan yang rata dan mulus, yang membuat beton ini siap dipasang tanpa perlu dipoles lagi.

Bekisting untuk pembuatan beton kolom dibangun dengan cara menyatukan papan-papan kayu menjadi berbentuk segiempat, di tempat akan diletakkan kolom. Papan kayu ini harus dipasang dalam posisi yang tidak memungkinkan papan tersebut melengkung karena pengaruh matahari. Karena itu papan kayu ini biasanya disangga oleh balok-balok kayu di bagian luarnya. Papan-papan ini juga harus disusun dalam cara yang memudahkan pembongkaran nantinya, tanpa merusak kayu-kayu tersebut sehingga bisa digunakan kembali.

Setelah bekisting jadi, adonan beton dituangkan ke dalam bekisting dan didiamkan sampai kering/mengeras. Setelah itu, bekisting dilepaskan.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan, faktor terbesar yang mungkin sangat berpengaruh dalam menghemat kayu adalah Perencanaan, Proses Pembongkaran bekisting yang hati-hati, review design, dan penggunaan material jenis lain.

PERCAYAKAN DESIGN DAN PEMBANGUNAN PADA KAMI 
MUTU KAMI UTAMAKAN DAN JANGAN KETINGGALAN INFO TERBARU KAMI...
WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur" Klik
http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711

Template by : kendhin x-template.blogspot.com Last edit By : Cobash