Minggu, 10 Juli 2011

" GREEN BUILDING "

GREEN BUILDING !
green building adalah bangunan yang dapat menghemat energi, meminimalkan limbah, dan meningkatkan produktifitas orang yang tinggal di dalamnya. Secara sederhana konsep green building dapat diterapkan ke dalam desain rumah tinggal Anda dengan hal-hal kecil seperti:

 -Dalam proses konstruksi, gunakan berbagai material yang tidak perlu banyak pekerjaan tambahan, dan tidak menimbulkan banyak sampah dalam proses pembuatannya, atau material lokal yang tidak perlu ditransportasikan terlalu jauh.

 -Desain bangunan dengan memperhatikan dan memasukkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami untuk mengurangi penggunaan pendingin ruangan dan lampu untuk menghemat energi.

 -Rancang sistem pembuangan yang ramah lingkungan dimana grey water dan storm water (air bekas cuci dan air hujan) akan disalurkan dan ditampung untuk dipakai kembali untuk menyiram tanaman ataupun fungsi lainnya.

 -Gunakan solar panel untuk memanfaatkan energi panas matahari.
Disamping beberapa contoh penerapan di atas, masih banyak elemen rumah lain yang dapat didesain dengan prinsip green building. Diskusikan kemungkinan pengaplikasian konsep green building lainnya dengan arsitek Anda, dan konsultasikan juga cara-cara pemakaian dan perawatan rumah tinggal Anda ke depannya untuk menunjang konsep green building ini.

SEMOGA BERMANFAAT

JANGAN BINGUNG DAN RAGU LAGI.
PERCAYAKAN DESIGN PADA KAMI.
TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI.
WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur" 
Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 
and http://windesign83.blogspot.com/
 
TERPERCAYA SEJAK 1995
 

TIPS MEMILIH WARNA CAT RUMAH.

Memilih warna cat untuk rumah sebenarnya tidaklah sulit. Namun, banyak orang menjadi ragu-ragu setiap kali akan memilih warna cat untuk rumah. Meski tertarik untuk memanfaatkannya, sering terjadi keragu-raguan dalam memilih warna-warna untuk rumah.
Warna apa yang cocok?” , atau
Warna ini bagus atau tidak ya?” , atau
Apa nggak terlalu norak kalo pake warna ini??” , atau
Sebaiknya warna ini dipakai di sebelah mana?
Beberapa pertanyaan di atas mungkin sering muncul di benak anda pada saat mendekor rumah. Ketika dihadapkan pada berbagai pilihan warna, biasanya akan terjadi kebingungan dan pada akhirnya memilih (lagi-lagi) warna aman yaitu putih beserta variasi nuansanya agar terhindar dari resiko “salah warna”.

Berikut ini tips untuk membantu memilih warna cat rumah :

A. Menghargai Sejarah
Bila anda berencana untuk mengecat ulang rumah kuno, anda mungkin ingin menggunakan perencanaan warna yang akurat. Anda bisa berkonsultasi dengan Arsitek untuk mendesain ulang warna cat lama anda menggunakan komposisi warna yang baru. Atau anda bisa juga bisa menggunakan skema-skema warna untuk rumah bergaya kuno yang digunakan pada masa itu.
New Past mengingatkan kembali kepada nuansa tradisional, budaya lokal, nilai-nilai luhur dan warisan nenek moyang, kenangan masa lalu dengan kehidupan yang tenang, sederhana dan penuh nostalgia. Benda-benda yang mengingatkan pada nilai-nilai lama, serta mengutamakan segala sesuatu yang serba otentik merupakan nilai-nilai yang ditonjolkan dalam tema ini.

B. Melihat Rumah Tetangga
Rumah tetangga anda mungkin bisa memberikan ide warna cat untuk rumah anda, tapi jangan hanya meniru semuanya, tapi ambillah warna yang memang bisa diaplikasikan pada rumah anda.

C. Meminjam dari Alam
Tahukah anda jika alam sekitar anda bisa banyak memberikan ide, misalnya: kombinasi warna hijau dan coklat pada pohon, warna biru di lautan, warna-warna bunga, warna hijau buah apel, dan lain sebagainya.

D. Perhatikan Warna Atap
Warna penutup atap rumah anda bisa banyak memberikan keseimbangan warna pada tampak muka rumah anda. Misalnya : warna genteng keramik, genteng beton glazur duo tone, genteng kampung, dak beton, dsb.

E. Perhatikan Bagian Rumah yang Tidak Ingin di Cat
Setiap rumah pasti memiliki bagian yang tidak ingin di cat, misalnya: dinding dengan bata ekspos, dinding yang sudah dilapisi wallpaper, pintu/jendela dari kayu yang masih mempertahankan warna aslinya. Pilihlah warna cat yang masih bisa diharmonisasikan dengan bagian-bagian rumah anda yang tidak ingin di cat.

F. Inspirasi Dari Ruang Keluarga
Lihatlah ruang keluarga anda, benda apa yang bisa menjadi inspirasi untuk memilih warna cat? Misalnya: Warna sofa anda, warna karpet atau warna dari motif bantal kursi anda. Pilihlah warna cat yang bisa menyatu dengan benda-benda di ruang keluarga anda.

G. Warna Terang Untuk Kesan Lebih Luas
Warna-warna terang memberikan efek “memperluas” ruang, ringan dan terbuka. Kombinasikan warna-warna ini dengan ornamen bangunan yang berkesan dinamis.

H. Warna Gelap untuk Kesan Dramatis
Warna gelap yang dimaksud bukanlah warna hitam, tapi warna-warna yang dapat menghadirkan suasana hangat, hidup, nyaman, glamor, keceriaan atau kesan etnik. Misal : Merah, coklat, kuning, terakota, oranye, ungu.

I. Menentukan Warna Favorit Keluarga
Jangan lupa, setiap individu anggota keluarga adalah pribadi yang unik dan memiliki selera yang berbeda satu sama lain. Perbedaan sifat atau karakter individual inilah yang memunculkan tantangan dalam mendesain sebuah hunian yang harmonis bagi semua anggota keluarga.

J. Menjaga Keseimbangan
Warna punya peranan penting dalam kehidupan manusia. Warna pada rumah bisa membangkitkan energi dan mood atau perasaan tertentu, bahkan mengekspresikan kepribadian seseorang. Warna memiliki kekuatan untuk menyembuhkan dan menyeimbangkan emosi, serta dapat menciptakan keselarasan pada ruang-ruang dalam rumah.

Sumber:
By : Tim idea Nusantara



 
SEMOGA BERMANFAAT


WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/
 
TERPERCAYA SEJAK 1995
 

Berikut ini cara canggih mempersiapkan permukaan tembok sebelum pengecatan.

Persiapkan Permukaan Tembok Sebelum Pengecatan.

1. Sebelum Anda mulai mengecat,pastikan Anda telah melaksanakan perbaikan yang diperlukan dan ruangan sekosong mungkin.
2. Pindahkan permadani atau karpet dan bersihkan lantai. Lantai atau karpet harus dilindungi dari cipratan cat atau pelitur dengan plastik atau koran, bila memungkinkan tutupi perabotan, seperti lampu, lukisan dan handle pintu.

Yang dilakukan pada saat persiapan permukaan tembok

1. Pastikan tembok dalamkondisi kering sebelum pengecatan.
2. Periksa kadar kelembaban tembok menggunakan protimeter dan tingkat alkali tembok menggunakan kertas lakmus. Syarat pengecatan yang aman apabila kondisi kelembaban tembok
3. Perbaiki tembok yang retak-retak, gunakan dempul tembok untuk menambal retakan tembok.
4. Jika rumah Anda lembab, lumut dapat tumbuh, sekali terdapat lembab, biasanya ditandai dengan bintik-bintik hitam, cucilah area tersebut dengan bahan pembunuh jamur, bahan kimia ini bisa dibeli di toko bangunan, biarkan selama 24 jam, kemudian cucilah dengan air bersih sebelum pengecatan.

SEMOGA BERMANFAAT.

WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik
http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/


 
TERPERCAYA SEJAK 1995

TIPS MENGATASI RETAKAN PADA TEMBOK.

Jika tembok rumah Anda retak, apa yang harus Anda lakukan?

1. Retakan kecil/retak rambut atau lekukan dapat diisi dengan plamur, tetapi tembok yang retakannya lebar sebaiknya diperbaiki dengan semen instan. Pertama, gosoklah material tembok yang kendur dengan mata kape, kemudian buatlah goresan kecil dalam retakan sebagai jalan masuk filler. Ambil plamur secukupnya, kemudian tekan plamur ke dalam goresan tembok menggunakan kape.

2. Tekan kape pelan-pelan sepanjang retakan dan haluskan. Lapisan permukaan akhir sebaiknya agak cembung untuk pengamplasan, kecuali Anda sedang menggunakan jenis plamur yang tidak perlu diamplas dan harus dibentuk dalam keadaan basah.

3. Pada retakan yang dalam, plamur seharusnya diterapkan dalam beberapa lapis. Pastikan setiap lapisan kering terlebih dahulu sebelum melapiskan lapis berikutnya. Perbaikan kecil dapat diratakan dengan pisau atau kuas untuk meminimalkan kebutuhan pengamplasan.

 SEMOGA BERMANFAAT.

WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur"
Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

ENAM ASPEK MENATA RUMAH MUNGIL YANG NYAMAN.

Rumah mungil bisa tampil cantik seperti halnya rumah-rumah dengan gaya lainnya.
Lewat penataan interior, rumah mungil bisa menjadi tempat yang nyaman.

Namun, sebelum melakukan penataan, ada baiknya Anda menyimak beberapa catatan penting interior rumah mungil yang disampaikan desainer interior Anies Alkurratu Aini Walsh. Anies memaparkan, setidaknya ada enam aspek yang harus diperhatikan ketika seseorang hendak menata interior rumah, yaitu:

1. Aspek ergonomis
Dalam menata interior rumah, apa pun yang diciptakan itu harus terasa nyaman bagi tubuh manusia. Misalnya, penggunaan lampu yang cahayanya tidak mengakibatkan mata menjadi silau, atau memilih sofa sebagai tempat duduk dengan porsi dudukan yang benar.

2. Aspek kesehatan
Furnitur yang dipilih sebagai interior rumah harus memerhatikan aspek kesehatan karena hal itu berpengaruh pada tubuh dan kesehatan penghuni di dalamnya. Anda harus memerhatikan materialnya, yaitu harus aman dari kandungan zat beracun. Pilih furnitur yang tidak menghasilkan debu dan rentan menyimpan bau tak sedap.

3. Aspek keamanan
Selain sehat, keamanan juga wajib diperhatikan, apalagi bila Anda memiliki anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Sebutlah, misalnya, menghindari penggunaan furnitur dengan ujung atau sudut-sudut yang tajam, memeriksa, dan memberi pengamanan untuk terminal listrik atau kabel.

4. Aspek kenyamanan
Kenyamanan juga patut diperhitungkan dalam menata interior rumah mungil Anda. Jangan tergoda untuk membeli furnitur dengan harga miring, tetapi memberi efek tak nyaman bagi tubuh. Kenyamanan juga berarti nyaman bagi penghuni untuk bebas bergerak sehingga pemilihan furnitur yang tepat dapat mewujudkan aspek ini, seperti furnitur yang menempel pada dinding (build in).

5. Aspek ramah lingkungan
Sebelum mewujudkan aspek ini di lingkungan luar rumah, sebaiknya wujudkan terlebih dahulu hal itu di dalam rumah. Misalnya, Anda membuat rumah mungil yang mendapatkan cukup cahaya, memperoleh sirkulasi udara segar, meletakkan tanaman dalam ruang, tidak lembab, dan tidak pengap.

6. Aspek keindahan
Lima aspek yang telah disebutkan di atas juga patut ditambah dengan aspek keindahan. Aspek ini diperlukan agar selain nyaman, rumah juga indah dipandang sehingga penghuninya nyaman berlama-lama di rumah. Hal ini bisa dilakukan dengan mengolah dinding rumah, tak hanya dengan penggunaan cat, tetapi bisa juga dipadupadankan dengan wallpaper atau ambalan.

SEMOGA BERMANFAAT.

TIPS UNTUK RUMAH ANDA.

1. Pencahayaan Alami
Cahaya matahari dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pencahayaan alami pada rumah sehat Anda dengan pedoman:


a. Orientasi Bangunan
Bangunan sebaiknya menghadap Utara-Selatan untuk menghindari panas dan sinar matahari langsung.

b. Ukuran Ruangan dan Bukaan
Agar cahaya matahari dapat masuk dan menerangi ruangan secara maksimal, ukuran lebar ruangan sebaiknya 2 kali ukuran tinggi bukaan.


2. Ventilasi Alami
Prinsip ventilasi alami adalah menciptakan sirkulasi udara dengan memasukkan udara dingin ke dalam ruangan dan mengalirkan udara panas keluar melalui bukaan-bukaan yang diposisikan secara strategis.
Posisi bukaan yang baik untuk menciptakan sirkulasi udara adalah bukaan atas dan bukaan bawah.



3. Sistem Manajemen Limbah
Sistem manajemen limbah yang baik penting untuk menghindari pencemaran persediaan air bersih di rumah. Manajemen limbah yang baik dapat dicapai dengan mengikuti pola perletakan limbah sebagai berikut:


a. Penampungan Air Hujan
Air hujan dapat ditampung dan digunakan untuk banyak kebutuhan sehari-hari seperti menyiram toilet, berkebun, atau mencuci mobil. Dengan menampung air hujan dan menggunakannya kembali rumah sehat Anda akan jadi lebih efisien, juga ramah lingkungan.


b. Lapisan Tembus Air
Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor dapat dihindari jika kita menyediakan daerah resapan air yang cukup luas. Daerah resapan air yang luas di lahan yang sempit dapat dicapai dengan mengotimalkan penggunaan lapisan/permukaan tembus air seperti rumput dan grass block pada halaman, parkiran mobil (carport), dan jalan agar air dapat mengalir dan meresap secara alami ke dalam tanah.


PERCAYAKAN DESAIN  PADA KAMI.
TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI.
WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur" Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

TIPS : PEMASANGAN KERAMIK.

Pekerjaan pemasangan keramik dilaksanakan untuk memberikan keindahan pada lantai, dinding maupun struktur gedung lainya.
Pekerjaan keramik membutuhkan metode kerja yang tepat serta pelaksanaan yang teliti sehingga dapat di hasilkan pekerjaan dengan kualitas yang baik.


Metode kerja pemasangan keramik adalah sebagai berikut :

  1. Pada saat membeli keramik dari suplier atau toko material sebelumnya dipisahkan dahulu keramik yang sewarna, karena meskipun dengan type keramik yang sama, jika waktu pembakaranya berbeda akan menyebabkan perbedaan warna, hal ini akan mempengaruhi hasil keindahan pasangan keramik. 
  2. Keramik mempunyai ukur dan kualitas yang biasa disimbolkan dengan KW 1, KW2, KW3. KW 1 adalah keramik dengan kualitas terbaik disusul dengan KW2 kemudian KW3.
  3. Untuk keramik jenis tertentu sebaiknya direndam dahulu sampai basah jenuh, sehingga dalam proses pemasangan nantinya tidak menyerap air semen.
  4. Menyelesaikan pekerjaan pipa yang akan ditanam didalam keramik, agar nantinya tidak terjadi bongkar pasang. 
  5. Mengukur ruangan yang akan dipasang keramik 
  6. Membuat gambar kerja pemasangan keramik berdasarkan hasil pengukuran sehingga dapat di tentukan lebar rencana potongan las-lasan pada pinggir ruangan ( untuk hasil yang indah maka lebar las-lasan tidak boleh melebihi ½ lebar keramik utuh).
  7. Membuat garis bantu kedataran dan ketegakan dengan benang ukur untuk mendapatakan level yang sama.
  8. Membuat kepalaan keramik berdasarkan ukuran gambar kerja yang sudah dibuat untuk pedoman dalam level maupun las"an keramik.
  9. Memasang keramik.
  10. Memasang nut keramik.
metode kerja pemasangan keramik tersebut hanya salah satu cara pemasangan keramik.
PERCAYAKAN PEMBANGUNAN RUMAH ANDA PADA KAMI.
TERSEDIA BERAGAM PILIHAN ORDER DESIGN HARGA TERJANGKAU...
PAKET HEMAT, PAKET GAMBAR ARSITEKTUR LENGKAP, PAKET PEMBUATAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) 

MUTU KAMI UTAMAKAN...
TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI.

WINDESIGN "General Contractor & Consultan Arsitektur"
Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

TIPS : Warna – Warna hangat cat tembok untuk interior rumah Anda.

Dalam psikologi warna dibagi menjadi dua kelompok utama yaitu Warna Panas dan Warna Dingin.
Kelompok warna dingin cenderung membuat tampilan interior rumah Anda terasa dingin, sejuk dan lebih moderen. Sedangkan kelompok warna hangat cat tembok akan membuat tampilan hunian Anda terasa lebih ramah, hangat dan cenderung tradisional.

Psikologi warna ini penting untuk Anda ketahui agar tema serta suasana dekorasi yang Anda impikan dapat terwujud pada tempat tinggal Anda.
Untuk kelompok warna dingin akan coba kita bahas pada artikel yang lain, sedangkan kali ini kita akan coba menguraikan kelompok warna – warna hangat yang sesuai untuk dekorasi di tempat tinggal Anda.
  • Merah
Ada begitu banyak jenis warna merah pada spektrum warna, mayoritas kelompok warna merah digolongkan dalam kelompok warna panas, meskipun ada beberapa jenis warna merah yang masuk dalam kategori warna dingin. Warna merah yang sering digunakan untuk pengecatan ruangan di dalam rumah antara lain merah hangat (warna merah dengan campuran warna kecoklatan atau oranye), burgundy tua, merah darah. Warna – warna ini sangat cocok jika digunakan sebagai warna aksen pada sebuah dinding atau untuk ruang kerja dan ruang makan.
  • Oranye
Warna ini sebenarnya merupakan warna tengah antara warna merah dan warna kuning. Seringkali disebut juga warna jeruk. Warna oranye cerah, oranye labu, Tuscany serta warna oranye dengan campuran warna keemasan sengat cocok jika Anda aplikasikan pada ruangan dapur, ruang keluarga dan ruang makan.
  • Kuning
Simbolisasi yang sering digunakan dengan warna ini adalah sukacita, kebahagiaan serta sinar matahari. Warna kuning mentega, kuning lemon serta kuning telur akan terasa membuat sebuah ruangan dapur dan kamar tidur terasa lebih hidup serta berkesan segar.
  • Hijau Tua
Banyak orang yang menyangka bahwa setiap warna hijau itu selalu berkesan dingin padahal ada jenis warna hijau yang lebih cocok jika dikatakan warna hangat. Warna hijau tua seperti juga warna ungu, saat digunakan untuk sebuah kamar tidur dan dapur maka akan menimbulkan efek kedamaian dan segar.
  • Pink (Merah muda)
Seperti warna hijau, ada pink hangat dan pink dingin. Warna pink hangat lebih cenderung kuat campuran warna oranye. Suasana yang ditimbulkan adalah perasaan riang dan menyenangkan, sangat cocok untuk dekorasi kamar tidur remaja putri, selain itu dapat juga digunakan untuk ruangan bermain anak – anak balita.
  • Coklat
Hampir sebagian besar jenis warna coklat masuk ke dalam kelompok warna hangat. Anda dapat menggunakan warna coklat sebagai warna pencampur pada sebuah dinding aksen. Padu padankan warna coklat dengan karpet dan furniture yang memiliki warna sama pada sebuah ruangan maka akan semakin memperkuat visual tampilan nuansa hangat di interior rumah Anda. Ada kalanya penggunaan warna cat tembok coklat sebagai warna lis pada sebuah daun pintu dan jendela juga akan mempercantik tempat tinggal Anda.

PERCAYAKAN DESAIN DAN BANGUNAN ANDA PADA KAMI.
TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI.
WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

Cara Membuat Denah Rumah (WINDESIGN).

Sebetulnya cara yang paling mudah adalah memakai jasa arsitek untuk untuk segala urusan design rumah tinggal anda. Mereka mempunyai keahlian khusus untuk memadukan unsur keamanan, kenyamanan, estetika dan legalitas dalam paduan yang seimbang.
Tapi perlu juga anda mengetahui garis besarnya agar dapat dikonsultasikan. Bahkan untuk rumah mungil dengan budget yang terbatas, anda bisa membuat denah rumah sendiri.
Ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat denah ruangan :

Kebutuhan ruang
Ruang yang dibutuhkan oleh masing-masing penghuni tentunya berbeda, tergantung jumlah anggota keluarga dan aktifitas apa saja yang dilakukan. Sebagai contoh ruangan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
01. Ruang Tamu
02. Ruang Keluarga
03. Ruang Makan
04. Dapur
05. Kamar Mandi
06. Kamar Mandi Utama
07. Kamar Tidur Utama
08. Kamar Tidur Anak 1
09. Kamar Tidur Anak 2
10. Kamar Tidur Pembantu
11. Ruang cuci, Setrika dan Jemur
12. Kamar Mandi Pembantu
13. Teras Depan atau Belakang
14. Void ( jika memungkinkan)
15. Ruangan lainnya yang berhubungan dengan aktifitas seperti Perpustakaan, ruang musik dsb.
Kemudian anda bisa menentukan kira kira luasan tiap ruangan yang diperlukan.
Misalnya saja untuk ruang tidur anak 3 x 4m dan ruang tidur utama 4 x 5 m dan seterusnya.
Perhatikan juga kebiasaan anggota keluarga. Kebiasaan mandi memakai bathub membutuhkan kamar mandi yang lebih luas dari pada dengan shower atau bak mandi.

Seberapa sering anda menerima tamu dan jumlah tamu yang datang mungkin akan membuat anda memerlukan ruang tamu yang lebih besar. Jika anda hampir tidak pernah menerima tamu, mungkin cukup dengan beranda depan sehingga anda bisa memiliki ruang keluarga yang lebih besar.
Letak ruangan juga menjadi pertimbangan penting. Ini menyangkut sirkulasi kegiatan para penghuninya. Misalnya untuk keperluan penyajian makanan meletakkan dapur yang berdekatan dengan ruang makan. Kamar mandi yang berdekatan dengan kamar tidur dan ruang cuci seterika yang dekat dengan ruang jemur.
Lokasi-lokasi ruangan basah seperti kamar mandi, dapur dan tempat cuci diusahakan berada dalam satu jalur agar memudahkan pemasangan instalasi air bersih dan air kotor, terutama dari buangan WC menuju septic tank diusahakan selurus mungkin. Jika rumah anda bertingkat paling ideal kalau kamar mandi atas berada tepat diatas kamar mandi bawah.

Sirkulasi Udara dan Sinar Matahari
Kondisi ideal sebuah rumah adalah memenuhi syarat kesehatan dan kenyamanan. Buatlah jarak lantai dan plafon diatas 2,8 meter, lebih tinggi lebih baik. Dan juga beri jendela dan ventilasi agar pertukaran udara dapat terjadi dengan leluasa di dalam rumah. Udara panas yang berat jenisnya lebih ringan dengan sendirinya akan naik ke atas sehingga udara dibawah akan lebih sejuk.
Rumah rumah tropis pada jaman belanda terkenak karena kesejukannya. Ini terjadi karena atapnya selalu dibuat tinggi dan ada ventilasi dibagian atas rumah. Tembok pun dibuat tebal ( 1 bata ) agar panas dari luar diredam. Walaupun mungkin dengan harga material semahal sekarang sangat sulit mewujudkan rumah seperti itu.
Masuknya sinar matahari kedalam rumah juga harus diperhitungkan. Idealnya setiap ruangan mendapatkan sinar matahari langsung. Maka untuk perumahan di perkotaan yang berdempetan diusahakan membuat void atau taman belakang untuk mencukupi sinar matahari di dalam rumah. Penggunaan skylight menjadi solusi bagi ruangan yang tidak memungkinkan untuk mendapat sinar matahari langsung dari luar. Ini juga merupakan penghematan karena kita tidak perlu menyalakan lampu di siang hari.
Saya pendukung program green planet dan sangat menganjurkan perlunya daerah penyerapan air di setiap rumah. Membuat taman di depan dan belakang rumah seminim apapun diperlukan sebagai penyaring udara, kebisingan dan juga debu. Pohon pohon dapat berfungsi sebagai peneduh dan menambah keindahan rumah anda.
Memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam merencanakan sebuah rumah. Tapi berfikirlah bahwa hasil akhirnya akan bisa dinikmati oleh seluruh keluarga. Rumah yang sehat dan nyaman akan menjadi tempat yang selalu kita rindukan jika berpergian bukan ???

WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik
http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/


 
CONTOH DENAH RUMAH View In 3D.

 
TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI.

TIPS : MENCARI RUMAH.

         Berikut ini tips bila anda sedang menginginkan rumah idaman.
Memiliki rumah merupakan impian setiap keluarga. Banyaknya pilihan kadang akan menjadi masalah yang kadang membuat kita menjadi sulit memilih. Rumah tidak saja digunakan sebagai tempat beristirahat, berlindung, berteduh dari sinar matahari dan air hujan, tetapi juga sebagai tempat bersosialisasi, belajar, dan bahkan untuk investasi dimasa mendatang.

Uraian berikut barang kali dapat digunakan sebagai acuan anda dalam mencari dan memilih rumah.

  • 1. Kemampuan Finansial.
Sesuaikan kemampuan bayar anda dengan harga rumah yang akan anda beli. Jika harganya terjangkau dan anda memiliki uang lebih, maka anda bisa memilih membeli dengan cara tunai keras. Namun jika tidak cukup anda bisa membelinya dengan cara KPR. Cara memperkirakan apakah KPR akan diterima atau tidak oleh bank adalah cukup mudah, yakni maximum total cicilan bulanan adalah sepertiga dari gaji.
  • 2. Lokasi Perumahan.

Jangan hanya memperhatikan kemudahan dari akses jalan dari dan menuju ke tempat aktifitas anda, tetapi juga harus dipastikan lokasinya bebas banjir, aman, dekat dengan fasilitas pendidikan, Rumah Sakit, Pusat perbelanjaan (bagi yang suka belanja).
Semua faktor diatas akan mempengaruhi kemudahan menjual kembali dikemudian hari dan juga nilai investasi anda nantinya.
Anda juga perlu mempelajari lingkungan sekitar perumahan, aman jauh dari pabrik/pembuangan limbah atau sampah. Sehingga akan mempengaruhi kenyamanan kita selama anda tinggal di perumahan ini.
  • 3. Reputasi Pengembang.

Jangan sampai semua impian anda berantakan hanya karena pengembang yang tidak jelas. Anda perlu mencermati track record dan kelayakan pengembangnya. Pilih yang sudah mempunyai pengalaman dalam mengembangkan perumahan.
Anda perlu luangkan waktu untuk mengunjungi lokasi perumahan-perumahan yang pernah dan sedang dibangun oleh pengembang ini. Amati kualitas bangunannya, tanyakan layanan purna jual kepada warga.
  • 4. Fasilitas Perumahan.
Anda dan keluarga, terutama anak anak, pasti membutuhkan fasilitas perumahan. Sehingga nantinya anda bersama keluarga tidak perlu jauh jauh hanya untuk bermain, berwisata ataupun bersekolah.
  • 5. Spesifikasi Bangunan.
Pengembang biasanya sudah mencantumkan spesifikasi bangunannya di brosur-brosur yang dibuatnya. Spesifikasi ini berkaitan dengan material-material yang akan digunakan dalam bangunan mereka. Pilih spesifikasi yang anda inginkan.

Pemilihan lokasi
Pilihan lokasi strategis dan memiliki nilai investasi tinggi dengan tetap mengacu arahan dalam RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota) untuk lokasi perumahan

Ruang terbuka hijau
Ruang terbuka hijau 40% dari total luas lahan. Meliputi open space berupa taman bermain terbuka (play ground) di zona public, halaman depan dan belakang rumah, area carport (di zona privat)

Pengelolaan lingkungan mandiri
Pengelolaan dilakukan secara swadaya dan mandiri. Diantaranya operasional keamanan dan kebersihan lingkungan dapat ditanggung bersama, demikian juga untuk kegiatan sosial lainnya. Di waktu yang akan datang dilengkapi juga fasilitas ruang bersama atau tempat ibadah dan sarana olah raga.

Konservasi air
Lingkungan hunian asri memperhatikan keberadaan siklus air. Membatasi penutup tanah yang tidak meresapkan air, pembuatan sumur resapan untuk meresapkan air sebanyak-banyaknya, membuat pola carport dengan menggunakan grass block.

Desain ramah lingkungan
Mengoptimalkan pencahayaan dan penghawaan alami untuk meminimalkan penggunaan energi listrik. Konsumsi air kebutuhan MCK dihemat dengan pemakaian shower dan kloset duduk tipe ecowasher. Rangka atap menggunakan material struktur baja ringan, rangka plafon menggunakan metal furing, sedangkan kayu hanya digunakan untuk kusen dan daun pintu jendela.

Pemilahan sampah
Disediakan tempat sampah di spot-spot strategis, masing-masing terdiri dari 2 bak untuk pemisahan sampah yang sifatnya organik dan anorganik.

Semoga tips mencari rumah diatas berguna bagi anda.

PERCAYAKAN DESAIN DAN PEMBUATAN RUMAH-VILA-KANTOR-RUKO DAN LAIN-LAIN PADA KAMI.
WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik 
http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

Tahapan Perhitungan Rencana Anggaran BIaya Konstruksi (RAB).

Dalam penyusunan anggaran biaya suatu rancangan bangunan biasanya dilakukan 2 (dua) tahapan yaitu :
  • Estimasi Biaya Kasar, yaitu penaksiran biaya secara global dan menyeluruh yang dilakukan sebelum rancangan bangunan dibuat.
  • Perhitungan Anggaran Biaya, yaitu penghitungan biaya secara detail dan terinci dsesuai dengan perencanaan yang ada.
Tahapan Estimasi Biaya

Penaksiran anggaran biaya yang dilakukan adalah melakukan proses perhitungan volume bangunan yang akan dibuat, harga  satuan standar dari tipe bangunan dan kualitas finishing bangunan yang akan dikerjakan.
Karena taksiran dibuat sebelum dimulainya rancangan bangunan, maka jumlah biaya yang diperoleh adalah taksiran kasar biaya bukan biaya sebenarnya atau actual, sebagai contoh:
  • Jenis bangunan dengan standar bangunan kelas A, maka harga satuan standarnya adalah @ Rp 2.000.000,-/m2, Luas bangunan 100 m2, maka asumsi biaya yang dibuat adalah : luas bangunan dikalikan dengan harga satuan standar, yaitu: 100 x @Rp 2.000.000,-/m2 = Rp 200.000.000,-
Tahapan Perhitungan Anggaran Biaya

Perhitungan anggaran terperinci dilakukan dengan cara menghitung volume dan harga-harga dari seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan, agar nilai bangunan dapat dipertanggung jawabkan  secara benar dan optimal.
Cara penghitungan yang benar adalah dengan menyusun semua komponen pekerjaan mulai dari tahapan awal pembangunan (Pekerjaan persiapan) sampai dengan tahapan penyelesaian pekerjaan (Pekerjaan Finishing),
contoh:
  1. Pekerjaan Persiapan terdiri dari: pembersihan lahan, cut and fill, pagar pengaman, mobilisasi dan demobilisasi.
  2. Pekerjaan Sipil, terdiri dari pondasi, sloof, kolom, dinding dan rangka penutup atap.
  3. Pekerjaan finishing, terdiri dari lantai, dinding, plafond dan penutup atap.
  4. Pekerjaan Instalasi Mekanikal, Elektrikan dan Plumbing, terdiri dari jaringan listrik, telepon, tata suara, tata udara, air bersih dan air kotor.
  5. Pekerjan luar/halaman, terdiri dari perkerasan jalan, jalan setapak, pagar halaman dan taman.
Cara penghitungan setiap item pekerjaan tersebut di atas biasanya dibuat berdasarkan jenis material dan komponen pekerjaan, misal:
  1. Komponen beton, cara penghitungannya dilakukan dengan membuat perhitungan volume secara satuan isi (m3), dikalikan dengan harga satuan per m3 yang disusun berdasarkan analisa penggunaan material per m3 @ Rp m3)
  2. Komponen material lantai, dinding dan plafond dilakukan dengan menghitung luasan area yang ada (m2) dikalikan dengan harga satuan per m2 yang disusun berdasarkan analisa penggunaan bahan per m2 ( @ Rp/m2)
  3. Komponen material pekerjaan finishing seperti tali air, talang air, jaringan pipa dan pengkabelan dilakukan dengan menghitung panjang bahan yang dipakai (m1) dikalikan dengan harga satuan material perm1 (@ Rp/m1)
  4. Komponen material besar seperti daun pintu, jendela dan peralatan dilakukan dengan menghitung jumlah material yang dipakai (unit) dikalikan dengan harga satuan material per-unitnya (@ Rp/unit), bisa juga dengan perhitungan volume secara detail, yaitu : kusen (m3), daun pintu (m2), kaca (m2), daun jendela (m2), perlengkapan lainnya (bh). termasuk finishing.
  5. Komponen material yang sulit dihitung tetapi harus dikerjaan dilakukan dengan menentukan status lumpsum (ls), artinya untuk pekerjaan itu nilai besaran ditentukan berdasarkan cakupan pekerjaan harus dikerjakan sesuai dengan yang dikekendaki oleh perancang, biasanya komponen ini tidak ada harga satuannya tetapi langsung menyebutkan nilai total dari komponen pekerjaan tersebut.
  6. Usahakanlah untuk menghitung secara detail karena akan lebih akurat dan cenderung hemat.
Penghitungan  anggaran biaya pada umumnya dibuat berdasarkan 5 hal pokok, yaitu:
  1. Taksiran biaya bahan-bahan. Harga bahan-bahan yang dipakai biasanya harga bahan-bahan di tempat pekerjaan, jadi sudah termasuk biaya transportasi atau angkutan, biaya bongkar muat.
  2. Taksiran biaya pekerja. Biaya pekerja sangat dipengaruhi oleh: panjangnya jam kerja, keadaan tempat pekerjaan, ketrampilan dan keahlian pekerja yang bersangkutan terutama dalam hal upah pekerja.
  3. Taksiran biaya peralatan. Biaya peralatan yang diperlukan untuk suatu jenis konstruksi haruslah termasuk didalamnya biaya pembuatan bangunan-bangunan sementara (bedeng), mesin-mesin, dan alat-alat tangan (tools).
  4. Taksiran biaya tak terduga atau overhead cost. Biaya tak terduga biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu: biaya tak terduga umum dan biaya tak terduga proyek.
  5. Taksiran keuntungan atau profit. Biaya keuntungan untuk pemborong atau kontraktor dinyatakan dengan prosentase dari jumlah biaya total yang berkisar antara 8-15%.
Uraian di atas adalah sedikit dari Tahapan Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Konstruksi.
Semoga bisa bermanfaat...!!!

PERCAYAKAN DESAIN DAN MEMBANGUN RUMAH ANDA PADA KAMI.

WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/

 

TIPS : RUMAH MINIMALIS.

Agar terlihat serasi dan enak dipandang, menata interior rumah sebaiknya diselaraskan dengan fasad bangunannya.
Jika tampak mukanya memakai art deco, penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu.
Demikian pula untuk model rumah minimalis, interiornya pun didesain dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu.

Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.

Sedangkan perabot lainnya, seperti meja dan kursi, dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cocoa brown (cokelat gelap). Bila perlu, diberi aksen warna hitam agar terlihat lebih mewah.

Sementara, jika memakai konsep minimalis, karena semuanya dibuat serba minimal, supaya ruang tidak terkesan kosong perlu diberikan sedikit aksen. Misalnya, ada satu meja atau kursi yang desainnya tradisional.

Material aksen lainnya bisa juga dipakai, seperti benda-benda hasil kerajinan seperti patung (statue), sculpture, dan aksesoris lain yang diperoleh ketika berkunjung ke daerah atau hasil melancong ke luar negeri.

Ruang keluarga, untuk rumah model art deco atau minimalis, akan lebih cocok memakai permainan warna cokelat dan serat-serat kayu.

Selain itu, orang juga banyak yang menyukai kayu nyantoh, karena seratnya lurus-lurus, atau kayu mahoni yang warnanya agak kemerah-merahan. Sementara model-model furniturenya juga dipilih yang simpel, tidak memakai ukir-ukiran maupun profil.

Sementara di bagian kamar tidur, dinding kamar tidur juga disarankan memakai warna-warna cerah minimalis. Kalaupun diberi aksen, biasanya untuk dinding di belakang headboard ranjang. Sementara bila memakai wallpaper, dipilih corak daun-daunan, anyam-anyaman bambu, dan sebagainya.

Model tempat tidurnya juga dibuat sederhana, mirip furniture Jepang. Dibuat pendek dengan dipan lurus memakai kaki. Untuk itu, agar kelihatan mewah, head-board ranjangnya perlu dilapisi dengan bahan yang terbuat dari kulit atau kayu bergelombang.

Finishing kayunya memakai warna gelap cocoa brown atau maple. Bisa juga bahan kulit tersebut dianyam agar mengesankan tradisional. Bahan kulit juga bagus dipakai untuk pelapis kursi yang ditaruh di kamar.

Sedangkan meja dan kursi di ruang makan, juga dipilih yang modelnya simpel. Top table-nya bisa memakai kayu, dapat pula memakai kaca. Dinding ruang makannya diberi ornamen, misalnya batu paras Yogyakarta, dan kaca cermin kotak-kotak (kaca patri).

Kemudian untuk penerangannya memakai lampu gantung berbentuk geometris, bulat, kotak, atau prisma.

Sementara untuk kursi makannya, kebanyakan dengan high backing dan bahan yang dipakai biasanya ‘chenille’ warna coklat, krem atau hitam kulit (ram).

SEMOGA BERMANFAAT.

PERCAYAKAN DESIGN RUMAH ANDA PADA KAMI.
WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik http://www.facebook.com/pages/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/


 
RUMAH MINIMALIS 1 UNIT.

Identifikasi, perencanaan dan pengendalian lahan rawan longsor.

Daerah rawan longsor harus dijadikan areal konservasi, sehingga bebas dari kegiatan pertanian, pembangunan perumahan dan infrastruktur.
Apabila lahan digunakan untuk perumahan maka bahaya longsor akan meningkat, sehingga dapat mengancam keselamatan penduduk di daerah tersebut dan di sekitarnya.
Penerapan teknik pengendalian longsor diarahkan ke daerah rawan longsor yang sudah terlanjur dijadikan lahan pertanian.
Areal rawan longsor yang belum dibuka direkomendasikan untuk tetap dipertahankan dalam kondisi vegetasi permanen, seperti cagar alam, kawasan konservasi, dan hutan lindung.
Perencanaan dan pengendalian tanah rawan longsor dibagi menjadi :
  1. mekanis (sipil teknis)
  2. vegetatif atau
  3. kombinasi keduanya.
Pada kondisi yang sangat parah, pendekatan mekanis seringkali bersifat mutlak jika pendekatan vegetatif saja tidak cukup memadai untuk menanggulangi longsor.

Teknik Pengendalian Longsor secara Vegetatif

Pengendalian longsor dengan pendekatan vegetatif pada prinsipnya adalah mencegah air terakumulasi di atas bidang luncur. Sangat dianjurkan menanam jenis tanaman berakar dalam, dapat menembus lapisan kedap air, mampu merembeskan air ke lapisan yang lebih dalam, dan mempunyai massa yang relatif ringan.
Jenis tanaman yang dapat dipilih di antaranya adalah sonokeling, akar wangi, Flemingia, kayu manis, kemiri, cengkeh, pala, petai, jengkol, melinjo, alpukat, kakao, kopi, teh, dan kelengkeng.

Teknik Pengendalian Longsor secara Mekanis/sipil teknis

Ada beberapa pendekatan mekanis atau sipil teknis yang dapat digunakan untuk mengendalikan longsor, sesuai dengan kondisi topografi dan besar kecilnya tingkat bahaya longsor.
Pendekatan mekanis pengendalian longsor meliputi:
  • pembuatan saluran drainase (saluran pengelak, saluran penangkap, saluran pembuangan)
  • pembuatan bangunan penahan material longsor
  • pembuatan bangunan penguat dinding/tebing atau pengaman jurang
  • pembuatan trap-trap terasering.
Saluran drainase

Tujuan utama adalah untuk mencegah genangan dengan mengalirkan air aliran permukaan, sehingga kekuatan air mengalir tidak merusak tanah, tanaman, dan/atau bangunan konservasi lainnya.

Di areal rawan longsor, pembuatan saluran drainase ditujukan untuk mengurangi laju infiltrasi dan perkolasi, sehingga tanah tidak terlalu jenuh air, sebagai faktor utama pemicu terjadinya longsor.
Bentuk saluran drainase, khususnya di lahan usahatani dapat dibedakan menjadi:
(a) saluran pengelak
(b) saluran teras
(c) saluran pembuangan air, termasuk bangunan terjunan.

Pengendalian longsor pada setiap segmen kaki (bawah - zona penimbunan bahan yang longsor)
  • Membuat/membangun penahan material longsor menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat, misalnya dengan menancapkan tiang pancang yang dilengkapi perangkap dari dahan dan ranting kayu atau bambu.
  • Membangun penahan material longsor seperti bronjong atau konstruksi beton.
  • Menanam tanaman
Pengendalian longsor pada setiap segmen Punggung (tengah - bagian lereng yang meluncur)
  • Membangun atau menata bagian lereng yang menjadi daerah bidang luncur, di antaranya dengan membuat teras pengaman (trap terasering).
  • Membuat saluran drainase (saluran pembuangan) untuk menghilangkan genangan air.
  • Membuat saluran pengelak di sekeliling wilayah longsor.
  • Membuat penguat tebing dan check dam mini.
  • Menanam tanaman untuk menstabilkan lereng.
Pengendalian longsor pada setiap segmen Hulu ( atas )
  • Mengidentifikasi permukaan tanah yang retak atau rekahan pada punggung bukit dan mengisi kembali rekahan/permukaan tanah yang retak tersebut dengan tanah.
  • Membuat saluran pengelak dan saluran drainase untuk mengalihkan air dari punggung bukit, untuk menghindari adanya kantong-kantong air yang menyebabkan penjenuhan tanah dan menambah massa tanah.
  • Memangkas tanaman yang terlalu tinggi yang berada di tepi (bagian atas) wilayah rawan longsor.

 
Skema Tanah Longsor.

 
Saluran Pengelak.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com Last edit By : Cobash